Berita

ilustrasi/net

Politik

Kader Muda Demokrat: Di Luar Pemerintahan Kesempatan Berbenah

JUMAT, 22 AGUSTUS 2014 | 16:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh gugatan Prabowo-Hatta mengakhiri kontestasi Pilpres 2014. Terkait pemerintahan Jokowi-JK, Partai Demokrat harus mengambil posisi di luar pemerintahan sebagai kekuatan penyeimbang.

"Sikap independen dan berada di luar pemerintahan akan memberi kesempatan kepada kader-kader untuk berbenah dan membangun diri untuk lebih menyuarakan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat," begitu tertulis dalam seruan 'Spirit Demokrat' yang dibuat sejumlah tokoh muda Bintang Mercy, sesaat lalu (Jumat, 22/8). 

Tertulis nama Mohamad Ikhsan Modjo, Ramadhan Pohan, Rachland Nashidik, Imelda Sari, Ulil Abshar Abdalla, Muhammad Husni Thamrin, Elvira Selfiani, Jemmy Setiawan, dan Boyke Novrizon di akhir seruan tersebut.


Selain itu, menurut mereka, posisi di luar pemerintahan yang independen dan konstruktif akan menegaskan jati diri dan jiwa Partai Demokrat sebagai partai politik yang moderen, profesional dan berdedikasi pada rakyat.

Bagi mereka, manuver dan aksentuasi politik dari segelintir kalangan di Partai Demokrat untuk masuk ke dalam koalisi Jokowi  yang dipimpin PDI Perjuangan adalah tindakan pribadi dan tidak memakili sikap resmi. Mereka mengingatkan bahwa arah koalisi Partai Demokrat pada pemerintahan mendatang hanya bisa diputuskan dalam forum resmi partai, seperti Munas, Silatnas dan Kongres.

"Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sudah menegaskan bahwa tidak ada niat dan ambisi dari Partai Demokrat untuk posisi dan jabatan politik tertentu. Partai Demokrat akan independen dan menjadi kekuatan politik penyeimbang, yang tidak haus kekuasaan," demikian isi Spirit Demokrat.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya