Berita

lalu mara/net

Golkar: Upaya Memecahbelah Koalisi Merah Putih Tidak Akan Berhasil!

KAMIS, 21 AGUSTUS 2014 | 09:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Koalisi Merah Putih yang dibangun partai-partai pendukung Prabowo-Hatta dalam Pilpres 2014 memang menarik perhatian dan menjadi praktek politik yang baru.

Partai-partai itu adalah Gerindra, Golkar, Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Karena itu, ungkap Wakil Sekjen DPP Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, ada entitas politik lain yang mulai gelisah dan pusing dengan kehadiran Koalisi permanen ini. Maka tak heran, entitas politik di luar Koalisi Merah Putih mulai berusaha memecahbelah koalisi ini dengan cara melempar jurus angin sorga.


Angin sorga adalah istilah di komunitas politik, yang berupa janji, yang tidak akan dilaksanakan. Atau dengan kata lain, janji manis belaka yang akhirnya akan dikhianati dan diingkari.

"Koalisi Merah Putih menjadikan Pancasila sebagai azas tunggal, karenanya sulit untuk dipecah dan diceraiberai," kata Lalu Mara kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 21/8).

Lalu Mara memastikan koalisi ini sangat solid, lebih-lebih dibentuk dengan niat tulus menjadikan Indonesia lebih baik. Karena itu juga, keliru bila muncul anggapan ada sementara partai yang mulai goyah, atau teracuni janji angin sorga. Dan dipastikan, upaya memecahbelah Koalisi Merah Putih tidak akan berhasil.

"Semua elit dan orang-orang berpengaruh dari partai-partai koalisi selalu hadir dalam rapat-rapat konsolidasi. Koalisi solid, dan hampir tidak ada kemungkinan pecah," demikian Lalu Mara. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya