Berita

nanan-mega-puan/net

Puan Maharani Lebih Layak Jadi Ketua Umum PDIP!

KAMIS, 21 AGUSTUS 2014 | 08:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila masih terikat dengan trah Soekarno, maka memang ada dua sosok yang bisa menggantikan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan. Mereka adalah Prananda Prabowo dan Puan Maharani.

"Dari sisi biologis atau keturunan Prananda dan Puan Maharani bisa menggantikan Bu Mega," kata pengamat politik dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 21/8).

Namun demikian, keduanya, lanjut Asep, belum sekuat dan setangguh Megawati. Kharisma keduanya pun belum menyamai Megawati. Maka bila pun di antara keduanya menjadi ketua umum, sosok Megawati tetap diperlukan sebagai semacam dewan pembina atau dewan pertimbangan untuk menjaga soliditas partai.


Bila di antara kedua ini dipilih, Asep menilai sosok yang lebih tepat dan layak menjadi ketua umum itu adalah Puan Maharani. Puan Maharani dinilai sudah lebih matang dalam berpolitik ketimbang Prananda Prabowo.

"Apalagi, selama ini yang sering tampil ke publik juga Puan," demikian Asep. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya