Berita

Sutiyoso

Wawancara

WAWANCARA

Sutiyoso: Jika Ditawari Masuk Pemerintahan, Saya Akan Lepaskan Jabatan Partai

SELASA, 19 AGUSTUS 2014 | 09:52 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso merasa yakin setelah putusan MK mengenai sengketa pilpres, parpol pendukung Jokowi-JK akan berkumpul.

“Saya kira akan ada pertemuan dengan partai pendukung setelah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK),’’ kata Sutiyoso kepada Rakyat Merdeka, yang dihubungi via telepon, kemarin. 

Jika putusan MK tidak mengubah hasil KPU, lanjut bekas Gubernur DKI Jakarta itu, tentu banyak yang harus dibicarakan mengenai pemerintahan mendatang.


“Saya kira pertemuan itu tidak untuk bagi-bagi menteri. Sebab, dari awal sudah disepakati bahwa dukungan kepada Jokowi-JK tanpa syarat,’’ paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Kader PKPI tidak mengincar jabatan menteri?
Saat PKPI deklarasi mendukung pasangan Jokowi-JK tanpa syarat apapun. Kami juga tidak menginginkan atau mengincar jabatan politis di pemerintahan. Kami hanya ingin pemerintahan mendatang harus lebih baik dari pemerintahan sebelumnya. Kami melihat harapan itu ada di Jokowi-JK.

Anda tidak kecewa?
Ya. Kami tidak akan kecewa bila kader PKPI tidak ada yang jadi menteri. Kami tidak akan  meninggalkan koalisi dengan PDI Perjuangan dengan parpol pendukung Jokowi-JK lainnya.

Apa yang Anda harapkan dari koalisi itu ke depan?
Kami akan tetap bersama dengan koalisi ini. Misalkan nanti ada pemilihan kepala daerah (Pilkada), maka kami akan tetap mendukung calon yang didukung PDI Perjuangan.

Anda sudah ada komunikasi dengan Jokowi?
Dalam beberapa kali kesempatan saya bertemu dan melakukan komunikasi dengan beliau. Namun hanya berbicara persoalan informal saja. Tidak membicarakan apapun terkait pemerintahan mendatang.

Apa PKPI berkontribusi terhadap tim transisi?
Kami belum dilibatkan. Belum ada undangan dari mereka. Hanya tahu saja infonya dari media.

Bagaimana jika kader PKPI diminta menjadi menteri bila Jokowi jadi presiden?
Andaikata diminta untuk mengisi jabatan politis, maka kami akan memberikan kriteria kader kami yang sesuai dengan yang diminta.

Namun, kami tidak bisa memberikan banyak nama. Sebab, kami tidak mempunyai banyak stok kader seperti partai yang lainnya.

Bagaimana kalau Anda?
Ya, tidak tahu. Saya tidak memikirkan hal itu. Lihat nanti saja.

Kalau diminta, apa siap melepas jabatan Ketua Umum PKPI?
Andai kata saya ditawari dan dilibatkan dalam pemerintahan mendatang, pasti saya akan melepas jabatan saya di PKPI (partai). Sebab, tugas seorang menteri itu melayani rakyat. Bukan loyal terhadap partai atau pun pihak-pihak yang telah mendukungnya.

Siapa penggantinya?
Misalkan hal itu terjadi, saya akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk menggantikan posisi saya di PKPI sampai ada kongres 2015 untuk menunjuk ketua umum yang baru. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya