Berita

Pencari Keadilan di DPR Itu Dipaksa Pergi karena SBY Mau Pidato

SELASA, 19 AGUSTUS 2014 | 09:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sudah 127 hari Idesyamsudin (44) mencari keadilan ke DPR.

Ia datang dari Riau bersama istri dan anaknya, Ellyna Fitri (16) untuk mencari keadilan dalam kasus malpraktek yang terjadi pada Ellyna Fitridi. Setiap hari, hingga Kamis tanggal 14 Agustus, mereka menggelar aksi di depan pintu gerbang gedung DPR.

Pada hari ke-127 itulah keadaan berubah. Bukan mendapat sambutan dari anggota DPR, Idesyamuddin malah diminta meninggalkan gedung DPR oleh Satpol PP. Idesyamsuddin juga diminta untuk mencopot semua spanduk yang terkait dengan aksinya. Alasan Satpol PP, karena pada tanggal 15 Agustus akan digelar sidang Paripurna DPR dengan menghadirkan Presiden SBY.


Saat bernegosiasi terkait dengan permintaan Satpol PP itu, karena Idesyamduddin juga tak punya tempat di Jakarta, tiba-tiba datang orang yang mengaku dari pihak kecamatan Tanah Abang. Dengan marah-marah, orang itu dan Satpol PP pun membuka dan mencopot semua spanduk dengan paksa.

Idesyamsuddin bersama anak dan istri pun dipaksa masuk mobil kerangkeng Satpol-PP dan dibawa ke Sudin sosial yang berada di Kedoya Jakarta Barat.

Sampai di lokasi pihak Dinas Sosial Kedoya menolak dengan alasan Idesyamsuddin bukan PMKS atau pengemis atau gelandangan. Dan di Kedoya , Idesyamsudin minta dibawa ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Pihak dari kepolisian Polsek Tanah pun janji mau mengantar Idesyamsuddin ke KPAI setelah mendapat surat pengantar dari dinas sosial Kedoya untuk KPAI.

Namun surat pengantar itu dipegang polisi. Idesyamsuddin pun dibawa ke kantor Kecamatan  Tanah, bukan ke KPAI sebagaimana perjanjian. Mereka diterlantarkan.

Demikian penjelasan Syarif Hidayat, yang disampaikan kepada redaksi (Selasa, 19/8). Syarif adalah pihak yang membantu perjuangan Idesyamsuddin selama ini.

Akhirnya Idesyamsuddin dibawa kerumah Syarif Hidayat dari masyarakat peduli kemanusiaan di jalan Mampang Prapatan II untuk menunggu langkah selanjutnya dari apa yang akan dilakukan aksi lanjutan di depan Gedung DPR-RI yang akan didampingi oleh perwakilan  mahasiswa Jambi dan Kontras. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya