Berita

nazaruddin/net

SIDANG HAMBALANG

Tamsil dan BPK Pun Kecipratan Duit Perusahaan Nazaruddin

SENIN, 18 AGUSTUS 2014 | 14:14 WIB | LAPORAN:

RMOL. Bukan hanya orang per orang yang kecipratan duit dari Grup Permai. Ternyata, lembaga pemerintah juga ikut menikmati uang yang dikeluarkan M. Nazaruddin melalui perusahaannya, Grup Permai.

Salah satunya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dalam catatan, Yulianis, uang yang dikeluarkan ke BPK sebesar Rp100 juta. Yulianis mengungkapkan itu saat dihadirkan sebagai saksi di sidang lanjutan terdakwa Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/8).

Selain BPK, Yulianis yang bekerja mencatat keluar masuknya uang di perusahaan milik Nazaruddin itu juga mengungkapkan pengeluaran uang ke pihak-pihak lain.


"Pada Novemver 2010 ada Rp 100 juta untuk LSM, Rp 4 miliar untuk komisi X itu untuk Angie (Angelina Sondakh) dan Wayan (Wayan Koster). Untuk BPK  Rp100 juta, dan untuk Depnakertrans Rp800 juta,‎" terang dia.

Pernyataan itu dilontarkan Yulianis saat dicecar oleh terdakwa Anas Urbaningrum.

"Apakah ada pengeluaran untuk saya yang disebutkan dalam dakwaan untuk membeli tanah di Duren Sawit, Jakarta Timur," tanya Anas.

"Tidak ada Pak," jawab Yulianis.

Yulianis kemudian mengungkapkan adanya pengeluaran sebesar 100 ribu dolar AS ke Tamsil. Tamsil disebutkan menerima uang 100 ribu dolar AS.

"Tanggal 11 Oktober untuk 2010 untuk Pak Tamsil, dua kali, 50 ribu Dolar AS, sama 50 ribu Dolar AS. Tapi untuk Bapak tidak ada," tandas Yulianis. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya