Berita

prabowo-hatta/net

Tim Hukum Prabowo-Hatta: Wajar Bila Ada Bukti Ganda

SENIN, 18 AGUSTUS 2014 | 13:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tiga catatan Mahkamah Konstitusi (MK) akan disikapi tim hukum Prabowo-Hatta sebagai bagian proses dalam putusan. Tim Prabowo-Hatta akan segera melihat kembali semua daftar bukti sesuai dengan catatan MK.

"Pertama terkait tiga versi data yang disampikan MK, kita akan melihat versi mana yang akan memudahkan MK. Versi yang memudahkan itu yang akan kita pakai," kata anggota tim hukum Prabowo-Hatta, Didi Supriadi, di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta (Senin, 18/8)

Menganai bukti fisik yang disebut tidak ditemukan, Didi mengatakan akan langsung melakukan pengecekan. Baginya tidak mungkin bukti-bukti tersebut hilang.


"Kita ada daftarnya. Mungkin terselip. Jadi gak mungkin hilang kalau sudah ada di-list bukti yang diajukan," kata Didi

Sedangkan mengenai adanya bukti ganda, Didi menjelaskan hal ini mungkin saja terjadi mengingat banyaknya bukti yang diajukan ke MK.

"Saking banyaknya. Tim kita menginap berhari hari di MK untuk verifikasi data dan bukti," ungkap Didi

Atas dasar itu, Didi menjelaskan Tim Kuasa Hukum mulai siang ini akan langsung melakukan pengecekan ulang semua data. Mengingat MK hanya memberi kesempatan untuk melengkapi semua hingga besok Selasa (19/8) pukul 10.00 WIB. MK tidak akan melakukan persidangan lagi hingga putusan pada Kamis mendatang (21/8). [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya