Berita

Dunia

Dua Prajurit PBB Tewas Diserang Bom Bunuh Diri

MINGGU, 17 AGUSTUS 2014 | 14:10 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Dua pasukan penjaga perdamaian PBB di Mali (MINUSMA) tewas dan tujuh lainnya luka-luka dalam serangan bunuh diri di Ber, Sabtu (16/8).

Insiden bermula saat sebuah pick up sarat dengan bahan peledak masuk ke kamp PBB di Ber. Seorang penyerang juga turut tewas bunuh diri dalam insiden itu.

"Tidak ada pemeriksaan. Pengebom langsung menyerudukkan kendaraannya ke kamp, di antara tenda-tenda, sebelum meledakkan dirinya," ujar seorang saksi mata, dikabarkan BBC.


Belum jelas siapa yang bertanggungjawab, namun Sekjen PBB Ban Ki Moon mengutuk serangan mematikan itu.

"Serangan seperti itu tidak akan menghalangi PBB dari upaya untuk mendukung rakyat Mali dalam memperoleh perdamaian di negara mereka," kata Ban dalam pernyataan itu.

Pasca insiden ini, Deputi Wakil Khusus Sekretaris Jenderal MINUSMA, David Gressly, kembali menegaskan bahwa kehadiran pasukan penjaga perdamaiannya justru untuk menjaga perdamaian dan stabilitas Mali.

Perlu diketahui, sejak awal 2012 kudeta militer, pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak Tuareg, dan perebutan wilayah
utaranya oleh Islam radikal terus terjadi di Mali.

Kini negara Afrika Barat tersebut sedang dalam proses memulihkan demokrasi dengan bantuan PBB dan badan regional Afrika.[wid]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya