Berita

Dunia

UNHCR: 74 Persen Pengungsi Suriah Menderita Krisis Pangan

MINGGU, 17 AGUSTUS 2014 | 10:37 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sekitar 74 persen dari keluarga pengungsi Suriah menderita sejumlah kerawanan pangan.

Dikabarkan Xinhua, dalam sebuah laporan berjudul "Evaluasi kerentanan Suriah pengungsi di Lebanon" yang diterbitkan oleh komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi, UNHCR, menyebutkan, salah satu sumber utama mata pencaharian bagi anggota
keluarga pengungsi Suriah adalah voucher makanan, yang membentuk 41 persen dari sumber daya.

Laporan itu mengatakan sekitar 70 persen keluarga yang terdaftar di UNHCR menerima voucher makanan secara teratur, dan sekitar 41 persen menerima peralatan rumah tangga, sementara sekitar 25 persen manfaat dari perawatan kesehatan rutin.

Laporan itu mengatakan sekitar 70 persen keluarga yang terdaftar di UNHCR menerima voucher makanan secara teratur, dan sekitar 41 persen menerima peralatan rumah tangga, sementara sekitar 25 persen manfaat dari perawatan kesehatan rutin.

Ia menambahkan bahwa 40 persen keluarga yang dengan tujuh atau lebih anggota dan 65 persen termasuk anak di bawah lima tahun.

Selama ini Lebanon dikenal sebagai satu-satunya negara tetangga Suriah yang tetap memberi pintu terbuka bagi para pengungsi. Menurut laporan terbaru PBB saat ini, setidaknya jumlah pengungsi Suriah di Lebanon telah melampaui 1,1 juta, dan diperkirakan akan mencapai 1,5 juta pada akhir tahun ini, kata laporan terbaru UNHCR.[wid]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya