Berita

ilustrasi/net

Polisi Guyana Tangkap Kapal Selam Pengangkut Obat-obatan Terlarang

SABTU, 16 AGUSTUS 2014 | 13:14 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Polisi Guyana menangkap sebuah kapal selam yang diduga akan digunakan untuk mengangkut obat-obatan terlarang yang melintasi Atlantik.

Direktur Unit Anti Narkotika Guyana, James Singh, sebagaimana dilansir, Associated Press (Jumat, 15/8), mengatakan bahwa kapal selam tersebut memiliki panjang 20 meter, luas 4 meter, dan lebar 2 meter.

Singh mengatakan bahwa kapal selam itu ditemukan di wilayah pesisir barat laut Guyana dekat perbatasan dengan Venezuela.


Seperti diketahui, sudah sejak pemerintah AS menyebut bahwa Guyana adalah titik transshipment utama penyelundupan obat-obatan terlarang menuju ke AS,

Oleh karena itu, para pejabat AS berharap untuk segera membuka kantor Badan Penegakan Obat-Obatan Terlarang di Guyana. [ysa]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya