Berita

ilustrasi/net

Pengurus Baru Saint Mary University Bertekad Ubah Wajah Pendidikan Indonesia

SABTU, 16 AGUSTUS 2014 | 11:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Indonesia dikabarkan menjadi salah satu dari negara dengan sistem pendidikan terburuk di dunia. Dan Hanafi Cs berupaya keras mengubah penilaian itu.

"Saya kaget waktu melihat siaran televisi BBC bahwa Indonesia termasuk salah satu negara dengan sistem pendidikan yang paling buruk di dunia, setelah Mexico dan Brazil," kata Hanafi, salah seorang, salah seorang pengurus di depan pengurus baru Yayasan Saint Mary di Patra Jasa Office Tower.

"Begitu mendarat di tanah air, saya didatangi utusan dari Hercules yang meminta agar lembaga Saint Mary, terutama mahasiswanya diselamatkan. Peristiwa-peristiwa yang terkait satu sama lain ini menjadi motivasi bagi saya untuk membangun kembali Saint Mary bersama pengurus yang baru," sambung Hanafi, sebagaimana keterangan yang diterima redaksi beberapa saat lalu (Sabtu, 16/8).


Tim pengurus yang kini mengelola lembaga ini adalah M.Hanafi (Ketua Pembina), Brigjen (Pur) Andreas R. Mere (Pengawas), Yohanes Sulistyadi (Pengawas), Andreas Hugo Parera (Pengawas), Putut Prabantoro (Pengawas), Erijanto Djajasudarma (Ketua Yayasan), Abraham Runga (Sekretaris), Petter Halem Davis (Bendahara), Adrian Jan Winata (Anggota) dan Melki Lakalena (Anggota).

Sebelumnya, manajeman LPK Saint Mary International terdiri dari Hercules Rozario Marshall (Pembina), Nia Dania (Ketua Yayasan), Ikhraman Thalib (Sekretaris) dan Titin Murtiningsih (Bendahara).

Perubahan Badan Pengurus Yayasan LPK Saint Mary International disahkan melalui akta Notaris No. 50 tanggal 28 Mei 2014. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya