Berita

fahmi habsy/net

Kabinet Jokowi Tak Boleh Dipenuhi Politik Kera yang Serakah

KAMIS, 14 AGUSTUS 2014 | 15:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Salah satu kegagalan partai politik di Indonesia adalah karena tidak mampu mempersiapkan kader dan tunas-tunas baru dalam mengelola partai.

Dalam konteks ini, salah satu elemen pendukung visi-misi Jokowi-JK, Pusat Kajian (Pusaka) Trisakti, menyambut positif keinginan Jokowi agar menteri-menteri yang nantinya duduk di kabinetnya lepas dari partai politik. Tentu saja, langkah Jokowi tersebut sangat positif sehingga menteri-menteri di kabinet bisa fokus mengabdi pada negara dan rakyat.

"Langkah itu juga membuka ruang bagi partai politik untuk mempersiapkan dan menggembleng kemampuan kader terbaiknya dalam manajerial partai yang dimasa datang diharapkan bisa mengisi jabatan-jabatan publik," kata Direktur Eksekutif Pusaka Trisakti, Fahmi Habsyi, beberapa saat lalu (Kamis, 14/8).


Fahmi mencatat, pengalaman pemerintahan SBY kemarin ternyata juga tidak menjamin soliditas parpol pendukung  walaupun pengurus parpol diberikan kesempatan rangkap jabatan di kabinet juga. Dia menyarankan pola pemerintahan Jokowi-JK ke depan agar kuat dan mempercepat terwujudnya visi-misi yaitu memberi ruang bagi penguatan partai politik diikuti penguatan dan peran partisipasi publik dalam mendorong visi-misi Jokowi-JK yang  embrionya nampak dalam gerakan relawan.

"Saya pikir filosofi politik kera yang serakah dengan memegang buah jeruk di tangan kiri namun juga memegang apel ditangan kanan tidak perlu ditiru," demikian Fahmi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya