Berita

ilustrasi/net

Biaya HUT RI di Istana Negara Menyakitkan Orang-orang Miskin

KAMIS, 14 AGUSTUS 2014 | 07:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Anggaran untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-69 di Istana Merdeka, yang mencapai Rp 11,3 miliar, dinilai sangat besar dan mewah.

"Anggaran ini tentu terlalu mewah dan mahal bagi publik. Miliaran anggaran ini hanya menyangkitkan orang-orang miskin," kata pengamat anggaran, Uchok Sky Khadapi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 14/8).

Bagi rakyat, Uchok mengingatkan, untuk mencari uang untuk makan sehari saja yang susah. Karena itu, peringatan Kemerdekaan di Istana itu ibarat merayakan kemerdekaan bagi orang yang berduit saja.


"Dengan punya duit berarti berarti bisa dikatakan merdeka seratus persen," ungkap Uchok.

Dengan  menghabiskankan anggaran sebesar itu, lanjut Uchok, hal ini memperlihatkan bahwa orang-orang Istana lah yang merasa punya hak untuk menghabiskan anggaran. Seakan-akan mereka juga yang punya kemerdekaan 100 persen, sementara rakyat tidak. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya