ilustrasi/net
ilustrasi/net
Menurut Koordinator Nasional Relawan Gema Nusantara, Muhamad Adnan, DPK dan DPKtb yang menjadi kebijakan KPU dengan membolehkan surat keterangan domisili untuk bisa ikut mencoblos ini menjadi blunder saat implementasi di lapangan. Di saat yang sama, KPU juga tidak melaksanakan rekomendasi Bawaslu di berbagai tingkatan sampai perintah pembukaan kotak suara tanpa izin MK yang berkonsekuensi hukum pidana dan moral etik
Menurut Adnan, beberapa saat lalu (Kamis, 14/8), ini salah satu alasan mengapa Panitia Khusus (Pansus) Pilpres di DPR menjadi sangat penting. Alasan lain, KPU sebagai pelaksana UU secara jelas melanggar UU Pemilu tentang asas jujur dan adil karena kebijakannya sangat berpihak dengan merekayasa dan sengaja menggelembungkan suara pada salah satu pasangan calon.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Senin, 27 April 2026 | 14:16
UPDATE
Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55
Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51
Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40
Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50
Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44
Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25
Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00
Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49
Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47