Berita

aboebakar al habsy/net

PILPRES 2014

PKS Minta LPSK Lindungi Saksi di MK yang Sudah Diteror dan Diancam

KAMIS, 14 AGUSTUS 2014 | 06:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ancaman terhadap beberapa saksi dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil pemilihan presiden  kemarin haruslah diantisipasi secara serius. Sebab ini menyangkut proses penyelenggaraan demokrasi di Indonesia.

"Saya mendengar, seusai memberikan kesaksian di MK kemarin beberapa saksi mendapatkan ancaman pembunuhan melalui telepon," kata Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bidang Hukum dan Advokasi, Aboebakar Alhabsy, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 14/8).

Habib, demikian Aboebakar disapa, yakin teror tersebut akan mengganggu kondisi psikologis dari para saksi. Karenanya mereka perlu mendapatkan jaminan keamanan dari aparat yang terkait. Dan untuk itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) perlu memberikan perlindungan kepada para saksi yang menerima ancaman pembunuhan tersebut, agar proses persidangan di MK tidak terganggu.


"Sudah seharusnya LPSK menjalankan fungsinya untuk memberikan jaminan keamanan terhadap para saksi agar proses hukum di MK berjalan dengan baik," demikian Aboebakar. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya