Berita

ilustrasi/net

Dunia

Polandia Minta AS Beli Apel yang Dilarang Rusia

SENIN, 11 AGUSTUS 2014 | 15:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polandia mengajukan permintaan agar Amerika Serikat membeli apel produksinya setelah Rusia memboikot impor bahan pangan dari negara-negara Barat.

"Kami tertarik membuat keputusan besar karena situasi yang luar biasa," kata Duta Besar Polandia untuk Washington, Ryszard Schnepf dikabarkan Russia Today (Senin, 11/8).

Menyusul permintaanya itu, ia juga telah menemui pejabat senior di Kementerian Pertanian Amerika Serikat, Michael Scuse untuk membahas proses jual-beli itu.


"Ia menjelaskan soal prosedurnya," kata Schnepf.

Untuk diketahui, Presiden Rusia Vladimir Putin menetapkan aturan keras untuk menghentikan impor bahan pangan baik berupa daging hewan, sayuran, buah-buahan, serta sejumlah produk olahan lainnya dari Amerika Serikat, Uni Eropa, dan sejumlah negara Barat lainnya, termasuk Polandia.

Keputusan itu dibuat menyusul sanksi yang diterapkan beramai-ramai oleh negara barat kepada Rusia terkait krisis yang terjadi di Ukraina.

Untuk diketahui, pertanian merupakan salah satu bagian penting dalam perekonomian Polandia. Sekitar 60 persen wilayah Polandia merupakan lahan pertanian. Menurut data dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, Polandia merupakan pemasok apel terbesar kelima di dunia. Polandia sendiri juga merupakan pemasok apel terbesar bagi Rusia.

Namun dengan larangan terbaru yang diterapkan Rusia turut mengganggu penjualan produk apel Polandia, sehingga negara itu segera mencari pasar baru demi menjalankan produksi pertaniannya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

VFive Group Salurkan Zakat Usaha Lebih dari Rp10 Miliar

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:48

Parpol Ditantang Buat Komitmen Nasional Anti-Politik Uang

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:32

Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan!

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:55

KPK Masih Kuliti Dugaan Rasuah BPKH

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:24

Denny JA Ungkap Akar Etika Kerja dan Kejujuran Swiss dari Reformasi Zurich

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:20

Potongan Bangkai Pesawat ATR 400

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:53

Haji Suryo Bangun Masjid di Tanah Kelahiran

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:32

Lawatan LN Perdana 2026, Prabowo Sambangi Inggris dan Swiss

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:15

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:56

Prabowo Jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman, Jokowi Ikut Hadir

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:55

Selengkapnya