Berita

jokowi/net

Kantor Transisi Jokowi Terlihat Diskriminatif dan Bisa Memicu Perpecahan

KAMIS, 07 AGUSTUS 2014 | 11:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Wajar saja bila ada di antara partai pengusung Jokowi-JK yang cemburu dengan pembentukan Kantor Tranisi. Dengan kata lain juga, wajar saja bila ada yang menilai Kantor Transisi ini akan memicu perpecahan bila tidak segera dikelola dengan baik.

"Wajar misalnya bila PKB tersinggung karena tidak dilibatkan. Wajar juga bila Hanura mempertanyakan proses pembentukannya," kata pengamat politik dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 7/8).

Pernyataan Asep ini terkait dengan Tim Transisi Jokowi. Tim Transisi ini terdiri dari tiga orang dari profesional yaitu Rini Mariani Soemarno, Andi Widjajanto, Anis Baswedan dan dua orang partai politik yakni, Hasto Kristiyanto (PDI Perjuangan) dan Akbar Faisal (Nasdem).


"Ini bisa dikatakan diskriminasi, dan memicu perpacahan," ungkap Asep, yang juga Gurubesar Hukum Tata Negara.

Aseep bahkan melihat Tim Transisi ini sebagai bentuk artikulasi politik Megawati yang masih mau mendominasi kekuasaan. Bagaimanapun Rini adalah orang yang sangat dekat dengan Megawati. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya