ilustrasi/net
ilustrasi/net
Dikabarkan, banyak elit PDI Perjuangan yang mulai gerah dengan kehadiran kantor ini. Bagaimana tidak, kantor ini disebut-sebut sebagai medium untuk menggodok calon menteri. Meski sudah ditepis dan ditegaskan, bahwa kantor ini cuma akan membahas program prioritas dan bakal berfokus pada penyusunan program kerja dalam masa transisi pemerintahan.
Di tengah polemik itu, ada hal menarik. Rabu kemarin (6/8), sebagaimana dilansir JPNN, setidaknya ada dua orang yang mengirimkan surat permohonan dan curriculum vitae (CV) untuk mencoba peruntungan dalam bursa kabinet Jokowi-JK. Mereka adalah dosen Perbanas Abdul Rani Rasjid serta anggota Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Ratna.
Populer
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Senin, 27 April 2026 | 03:59
Senin, 27 April 2026 | 14:16
Senin, 27 April 2026 | 21:08
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
UPDATE
Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14
Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52
Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23
Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05
Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45
Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32
Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09
Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38
Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19
Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08