Berita

gde Pradnyana/net

Nama Gde Pradnyana Mulai Muncul sebagai Calon Menteri ESDM

KAMIS, 07 AGUSTUS 2014 | 07:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di tengah cadangan minyak dan gas bumi serta makin turunnya angka lifting minyak yang selalu meleset dari target, perlu sosok berani calon Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang bisa memutus kesemerawutan tata kelola migas dan permainan mafia migas.

Tentunya, bakal menteri ESDM ke depan harus memiliki bekal lebih dari cukup, mempunyai tekad, dan komitmen yang tinggi terhadap pemberantasan KKN serta memiliki latar belakang perminyakan yang mumpuni.

Di sisi inilah, banyak pihak yang menilai sudah saatnya kursi Menteri ESDM tidak lagi diduduki orang partai, yang lebih-lebih lagi tidak profesional. Apalagi, sektor ESDM harus imun dari penempatan kader-kader partai. Sehingga pendapatan migas yang mencapai Rp 330 triliun per tahun bisa ditingkatkan lagi, dan akan menjadi sumber pendapatan utama negara.


Di tengah ekspetasi ini, kini muncul nama Gde Pradnyana. Dia banyak digadang-gadang oleh berbagai kalangan sebagai sosok yang tepat sebagai pengganti Jero Wacik di Kementerian ESDM. Lulus dengan predikat cumlaude dari Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB), Gde yang dosen di kampus Ganesha itu melanjutkan pendidikan S2-nya di bidang rekayasa lepas pantai di Oxford University di Inggris. Tahun 1992, pendidikan S3 pun khatam dilalui Gde di Oxford pula.

Usai malang-melintang membangun konstruksi migas dik West Seno, LNG Tanggug, Kerisi dan Belut serta proyek-proyek lainnya, Gde bergabung di BP Migas sejak awal berdirinya di tahun 2002. Bermula dari posisi Kepala Divisi Operasi, Fasilitas dan Konstruksi, karir peraih Adhi Cipta Rekayasa dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di tahun 2000 tersebut di BP Migas semakin merambah. Menjadi Tenaga Ahli Kepala BP Migas, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat hingga dipercaya menjadi Deputi Operasi SKK Migas di tahun 2012.

Ketika badai kasus korupsi Ketua SKK Migas Rudi Rubiandini terjadi, Gde diminta mengemban posisi Sekretaris SKK Migas. Pengagum Bung Karno itu termasuk orang yang low profile, sebab baginya jabatan adalah amanah. Peraih penghargaan Satyalencana Karya Satya dari Presiden Megawati Soekarnoputeri ini punya komitmen yang kuat soal integritas.

Pria kelahiran Klungkung yang kerap menggunakan busway dan kopaja saat ke kantor SKK Migas di Wisma Mulia, bilangan Gatot Subroto, Jakarta ini  mencontohkan kepada para karyawan SKK Migas bahwa hidup sederhana jauh lebih mulia ketimbang gaya hidup hedonis namun korup. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya