Berita

peta bru pencarian mh370/cnn

Dunia

Australia Pilih Perusahaan Belanda Cari MH370

RABU, 06 AGUSTUS 2014 | 11:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah perusahaan Belanda, Fugro Survey terpilih untuk melakukan fase baru pecarian bawah laut pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang lima bulan lalu.

Diumumkan Wakil Perdana Menteri Australia, Warren Truss (Rabu, 6/8), dipilihnya perusahaan itu karena mereka menawarkan solusi teknis terbaik terkait nilai uang dalam pencarian.

Perusahaan itu akan mengerahkan dua kapal untuk melakukan pencarian di wilayah baru di Samudera Hindia.


Kapal pertama yang dinamakan Fugro Discovery sedang menuju ke Perth Australia dari Inggris. Sedangkan kapal kedua, Fugro Equator telah terlebih dahulu berada di lokasi pencarian untuk mempelajari topografi dasar laut.

Kapal-kapal itu akan menggunakan scan sonar sisi, gema suara multi-beam dan kamera video untuk mencari dan mengidentifikasi puing-puing pesawat.

"Saya tetap optimis bahwa kita akan menemukan pesawat yang hilang dalam area pencarian prioritas," katanya Truss.

Dalam pencarian itu, empat kapal Malaysia juga dikerahkan untuk membantu pencarian. Dua di antara empat kapal tersebut juga dilengkapi dengan scan sonar sisi. Selain itu ada juga satu kapal milik China yang saat ini telah melakukan survey di lokasi pencarian.

Fase baru pencarian yang mencakup wilayah seluas 60 ribu meter persegi itu, dilansir BBC, baru akan dimulai pada September dan diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu tahun.

Dikabarkan kembali, pesawat Malaysia Airlines MH370 menghilang dari radar pemantau lalu lintas udara beberapa jam setelah bertolak dar Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret lalu.

Dalam penerbangan, pesawat membawa total 239 orang, sebagian besar di antaranya merupakan warga negara China.

Berdasarkan analisis data satelit, pesawat itu diyakini berakhir di wilayah laut di barat jauh Perth Australia. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

VFive Group Salurkan Zakat Usaha Lebih dari Rp10 Miliar

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:48

Parpol Ditantang Buat Komitmen Nasional Anti-Politik Uang

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:32

Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan!

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:55

KPK Masih Kuliti Dugaan Rasuah BPKH

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:24

Denny JA Ungkap Akar Etika Kerja dan Kejujuran Swiss dari Reformasi Zurich

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:20

Potongan Bangkai Pesawat ATR 400

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:53

Haji Suryo Bangun Masjid di Tanah Kelahiran

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:32

Lawatan LN Perdana 2026, Prabowo Sambangi Inggris dan Swiss

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:15

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:56

Prabowo Jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman, Jokowi Ikut Hadir

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:55

Selengkapnya