Berita

tifatul sembiring/net

VIDEO ISIS

Kesetiaan Tifatul Sembiring pada NKRI Bisa Dipertanyakan

SELASA, 05 AGUSTUS 2014 | 19:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hingga saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informasi di bawah Menteri Tifatul Sembiring belum juga memblokir video dengan judul "Join the Ranks." Dalam video itu nampak warga negara Indonesia yang mengajak umat Islam untuk mendukung gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Entah apa dasar pikiran Menteri Tifatul. Faktanya, alasan Jubir Kementerian Kementerian Kominfo, Ismail Cawidu, bahwa belum ada laporan dari pihak terkait seperti Kementerian Hukum dan HAM, sudah dibantah oleh Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin. Bahkan Amir Syamsuddin sampai mengingatkan, bahwa berdasar asas manfaat hukum berupa ketertiban umum sudah sepantasnya Kementerian Tifatul memblokir video itu.

Amir bukan satu-satunya pejabat pemerintah yang mendorong agar video tersebut segera diblokir. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga sudah jelas mengatakan bahwa gerakan ini bertentangan dengan Pancasila dan NKRI. Pun demikian, dengan Kapolri Jenderal Sutarman dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko sudah tegas juga menyatakan bahwa gerakan yang dipimpin Abu Bakar Al Baghdadi ini jangan sampai berkembang di Indonesia sebab bisa mengganggu NKRI.


Di parlemen, sudah banyak Komisi Pertahanan yang mendesak Tifatul untuk segera memblokir video ini. Desakan misalnya disampaikan Wakil Ketua Komisi I Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin dan anggota Komisi I Ramadhan Pohan.

Di tingkat publik, sudah banyak tokoh Islam yang menegaskan bahwa gerakan yang menggunakan kekerasan ini sangat berbahaya dan harus segera dicegah sehingga benih-benihnya tak menyebar di Indonesia. Tokoh tersebut misalnya Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi dan Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (Ijabi) KH. Jalalalludin Rakhmat.

Namun begitu derasanya desakan peringatan dari banyak pihak, bahkan akan begitu berderet panjang bila disebutkan satu per satu, tak juga membuat Tifatul segera memblokir video itu. Tak heran muncul pertanyaan di sementara publik; kesetiaan Menteri Tifatul pada NKRI bisa dipertanyakan. Dan pertanyaan ini akan terus muncul bila saja mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu tak juga memblokir video tersebut. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya