Berita

Abdul Hakam Naja/net

Politik

Pansus Pilpres Dipastikan Mirip dengan Pansus Century

SELASA, 05 AGUSTUS 2014 | 15:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pola atau model kerja Pansus Pilpres yang saat ini pembentukannya masih terus diwacanakan di DPR RI dipastikan mirip dengan Pansus Century.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Abdul Hakam Naja disela-sela kunjungan kerja Komisi II di Kantor KPU Sumatera Utara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Selasa (5/8).

"Seperti Century, jadi semua pihak maupun lembaga negara harus memberikan keterangan jika diminta. Seperti kemarin Wakil Presiden ketika dipanggil Pansus Angket Century, itu termasuk hak tertinggi DPR," katanya.


Politisi PAN ini menyebutkan, saat ini wacana pembentukan Pansus Pilpres masih terus berlanjut di Senayan. Penentuan apakah pansus ini disetujui atau tidak, akan terlihat pada saat sidang usai reses yang digelar pertengahan Agustus 2014 ini.

"Jadi kalau disetujui maka pansus tersebut akan bekerja hingga 30 September 2014 sesuai berakhirnya masa kerja anggota dewan periode 2009-2014," ungkap Hakam Naja seperti dikutip dari MedanBagus.com.

Wacanan pembentukan Pansus Pilpres 2014 di DPR RI menguat karena adanya indikasi pelanggaran yang disebut terjadi dengan terstruktur, sistematis dan masif. Persyaratan untuk pembentukan Pansus Pilpres yakni disetujui oleh minimal 25 orang anggota dewan dari lebih dari 2 fraksi di DPR. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya