Berita

Politik

Kunker Komisi II ke KPU Sumut Disambut Unjuk Rasa

SELASA, 05 AGUSTUS 2014 | 11:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara di Medan disambut aksi unjuk rasa oleh puluhan orang yang menamakan diri Forum Penyelamat Kabupaten Nias Selatan.

Kunker ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi II Abdul Hakam Naja.
 
Pengunjuk rasa mempertanyakan proses penetapan suara Pemilu Pilpres 2014 dari Nias Selatan yang menurut mereka sarat dengan kecurangan. Mereka menyebutkan terdapat berbagai penggelembungan jumlah pemilih pada ratusan TPS di Nias Selatan untuk memenangkan calon presiden tertentu.


"Kami bisa buktikan itu, bahwa jumlah pemilih yang hanya di bawah 50 persen, namun suara dari sana mencapai 100 persen, tidak masuk logika," teriak Pimpinan Aksi, Tomas Lature di Depan Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Selasa (5/8).

Banyaknya indikasi kecurangan tersebut membuat pengunjung rasa menyatakan menolak hasil Presiden 2014, dan meminta agar KPU Sumut menindak seluruh penyelenggara di Kabupaten Nias Selatan.

"Meminta kepada KPU untuk memecat mereka karena penyelenggaranya penuh dengan masalah," tegas Tomas seperti diberitakan MedanBagus.com.

Aksi unjuk rasa ini dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Para Pengunjuk rasa hanya diperkenankan untuk menyampaikan orasinya diluar gerbang Kantor KPU Sumut. Rencanannya massa juga akan melakukan aksi yang sama ke Kantor Bawaslu Sumut di Jalan Sei Bahorok, Medan. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya