. Kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara di Medan disambut aksi unjuk rasa oleh puluhan orang yang menamakan diri Forum Penyelamat Kabupaten Nias Selatan.
Kunker ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi II Abdul Hakam Naja.
Pengunjuk rasa mempertanyakan proses penetapan suara Pemilu Pilpres 2014 dari Nias Selatan yang menurut mereka sarat dengan kecurangan. Mereka menyebutkan terdapat berbagai penggelembungan jumlah pemilih pada ratusan TPS di Nias Selatan untuk memenangkan calon presiden tertentu.
"Kami bisa buktikan itu, bahwa jumlah pemilih yang hanya di bawah 50 persen, namun suara dari sana mencapai 100 persen, tidak masuk logika," teriak Pimpinan Aksi, Tomas Lature di Depan Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Selasa (5/8).
Banyaknya indikasi kecurangan tersebut membuat pengunjung rasa menyatakan menolak hasil Presiden 2014, dan meminta agar KPU Sumut menindak seluruh penyelenggara di Kabupaten Nias Selatan.
"Meminta kepada KPU untuk memecat mereka karena penyelenggaranya penuh dengan masalah," tegas Tomas seperti diberitakan
MedanBagus.com.
Aksi unjuk rasa ini dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Para Pengunjuk rasa hanya diperkenankan untuk menyampaikan orasinya diluar gerbang Kantor KPU Sumut. Rencanannya massa juga akan melakukan aksi yang sama ke Kantor Bawaslu Sumut di Jalan Sei Bahorok, Medan.
[rus]