Berita

busyro muqoddas/net

Amir Syamsuddin Pimpin Pansel Pengganti Busyro Muqoddas

SELASA, 05 AGUSTUS 2014 | 10:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden SBY telah membentuk panitia seleksi (Pansel) Calon Pimpinan KPK untuk mencari pengganti Busyro Muqoddas dari jabatan Wakil Ketua KPK yang akan berakhir pada 10 Desember 2014.

Pansel sebagaimana dimaksud terdiri atas Ketua merangkap anggota yakni Amir Syamsuddin. Ada pun anggota-anggotanya yakni Abdullah Hehamahua, Erry Riyana Hardjapamekas, Farouk Muhammad, Harkristuti Harkrisnowo, Imam Prasodjo, Komarudin Hidayat, Rhenald Khasali dan Widyo Pramono.

SBY telah menandatangani Keppres Nomor 29/2014 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK pada 23 Juli 2014 lalu. Pembentukan Pansel tersebut sesuai dengan ketentuan pasal 30 ayat (2) UU Nomor 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


Menurut Keppres tersebut, Panitia Seleksi bertugas: Pertama, Mengumumkan penerimaan dan melakukan pendaftaran calon pemimpin KPK; Kedua, Mengumumkan kepada masyarakat calon pimpinan KPK untuk mendapatkan tanggapan; Ketiga, Menyeleksi dan menentukan calon pimpinan KPK; dan Keempat, Menyampaikan nama calon pimpinan KPK kepada Presiden.

"Panitia Seleksi bertanggung jawab dan melaporkan tugasnya kepada Presiden," bunyi diktum keempat Keppres tersebut seperti dikutip dari situs Setkab RI Selasa (5/8).

Dalam melaksanakan tugasnya, menurut Keppres ini, Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK dibantu oleh Sekretariat yang dibentuk oleh Menteri Hukum dan HAM.

"Masa kerja Panitia Seleksi terhitung sejak ditetapkannya Keputusan Presiden ini sampai dengan terbentuknya Pimpinan KPK," bunyi diktum keenam Keppres Nomor 29 Tahun 2014 itu.

Adapun segala biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas Panitia Seleksi, menurut Keppres ini, dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Kementerian Hukum dan HAM. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya