Berita

paletina/net

Dunia

Lagi, Gencatan Senjata Sementara Dilakukan Pagi ini di Gaza

SENIN, 04 AGUSTUS 2014 | 09:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gencatan senjata sementara atas nama kemanusiaan lagi-lagi di serukan hari ini (Senin, 4/8). Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyebut, gencatan senjata selama tujuh jam itu dimulai pukul 10 pagi ini hingga pukul 5 sore waktu setempat.

Gencatan senjata itu dilakukan untuk memfasilitasi bantuan kemanuasiaan masuk dan memberikan kesempatan bagi ribuan warga Palestina yang melarikan diri untuk kembali ke rumahnya.

Namun IDF menggarisbawahi, gencatan senjata itu tidak berlaku di daerah-daerah di mana tentara Israel saat ini menjalankan operasi, seperti di wilayah selatan Rafah.


"IDF akan menanggapi setiap upaya untuk mengeksploitasi jendela ini untuk menyakiti warga sipil Israel dan tentara IDF," kata pasukan dalam sebuah pernyataan dikabarkan CNN.

Gencatan senjata kali ini merupakan pertama yang dibuat sejak gencatan senjata 72 jam yang gagal dilakukan hanya beberapa jam setelah diberlakukan pada akhir pekan lalu.

Di sisi lain, kelompok Hamas yang menduduki wilayah Gaza Palestina menyebut pihaknya belum menyepakati gancatan senjata itu.

Perlu diketahui, sejak serangan yang dilancarkan Israel 8 Juli lalu, beberapa kali upaya gencatan senjata kerap kali di lakukan di tengah kritik internasional atas konflik yang menelah hampir dua ribu jiwa warga sipil Palestina itu. Namun tidka jarang gencatan senjata gagal akibat kedua belah pihak saling menuding pihak rival melakukan pelanggaran.

Gencatan senjata itu dilakukan sehari setelah Israel menyerang sebuah sekolah yang dijadikan tempat pengungsian PBB. Dalam kejadian itu setidaknya 10 warga Palestina yang tengah berlindung tewas. Sekjen PBB Ban Ki-moon mengecam tindakan Israel itu dan menyebutnya sebagai kejahatan atas hukum kemanusiaan internasional.[mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

VFive Group Salurkan Zakat Usaha Lebih dari Rp10 Miliar

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:48

Parpol Ditantang Buat Komitmen Nasional Anti-Politik Uang

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:32

Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan!

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:55

KPK Masih Kuliti Dugaan Rasuah BPKH

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:24

Denny JA Ungkap Akar Etika Kerja dan Kejujuran Swiss dari Reformasi Zurich

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:20

Potongan Bangkai Pesawat ATR 400

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:53

Haji Suryo Bangun Masjid di Tanah Kelahiran

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:32

Lawatan LN Perdana 2026, Prabowo Sambangi Inggris dan Swiss

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:15

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:56

Prabowo Jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman, Jokowi Ikut Hadir

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:55

Selengkapnya