Berita

paus fransiskus/net

Dunia

Paus: Akibat Perang, Anak-anak Tidak Tahu Cara Tersenyum

SENIN, 28 JULI 2014 | 15:17 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Paus Fransiskus sangat mengharapkan pihak yang bertikai di Timur Tengah dan Ukraina untuk mengakhiri kekerasan yang telah melukai dan menewaskan anak-anak dalam jumlah yang sudah tak terhitung.

"Stop, tolong hentikan. Saya mohon dengan sepenuh hati," pinta Paus pertama asal Argentina itu dalam doa mingguan di St Petrus, Minggu (27/7), sebagaimana dilansir AFP.

Ia mengatakan bahwa kekerasan yang terjadi telah merenggut masa depan anak-anak.


"Saya memikirkan nasib anak-anak yang harapan hidup bermartabat dan masa depannya dirampas. Anak-anak tewas, terluka, dimutilasi, dan yatim piatu. Anak-anak itu tidak tahu bagaimana cara untuk tersenyum," lanjutnya.

Dalam pernyataan yang sekaligus menandai peringatan 100 tahun Perang Dunia I, Paus juga meminta agar semua orang tidak mengulangi kesalahan di masa lalu.

"Mari kita ingat bahwa segala sesuatu hanya hilang dalam perang, tapi tidak ada yang hilang dalam damai," jelasnya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya