Berita

Politik

Jilbab Politik Istri Jokowi Kecurangan pada Syariat

MINGGU, 27 JULI 2014 | 16:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Banyak pihak mengecam sikap Iriana, istri Joko Widodo yang kembali melepas jilbab. Sikap Iriana tersebut dinilai sangat tidak baik dan tidak pantas ditiru.

"Kini terbukti itu hanya jilbab politik, hanya untuk pencitraan, mengelabuhi dan membodohi masyarakat," kata KH Ahmad Damanhuri, pengasuh Ponpes Al Karimiyah Depok, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 27/7).

Dia menilai sikap Iriana mengenakan jilbab pada masa kampanye pilpres dan melepaskannya usai Jokowi diumumkan sebagai pemenang pilpres oleh KPU sebagai sikap yang sangat menjijikan. Dia memperingatkan Iriana untuk tidak main-main terhadap syariat Islam. Bagi seorang muslimah mengenakan jilbab merupakan bagian daripada menutup aurat. Jilbab bukanlah budaya Arab dan mengenakannya merupakan sebuah kewajiban.


"Jangan main-main terhadap syariat Islam. Sama saja dia meledek Allah SWT, dosa besar!" papar Kiai Damanhuri.

Penampilan Iriana tanpa jilbab diketahui saat ia dan Jokowi beserta rombongan mudik ke Solo. Iriana dan Jokowi menumpang pesawat AirAsia dari Bandara Halim Perdanakusuma (Jumat, 25/7). Iriana mengenakan kemeja putih dan jaket coklat. Iriana yang dinikahi Jokowi pada tahun 1986 tidak mengenakan jilbab, padahal di masa kampanye Pilpres 2014 yang lalu dia tampil dengan jilbab. Iriana mengenakan jilbab saat menghadiri debat capres-cawapres, termasuk saat memberikan suara tanggal 9 Juli 2014.

Menurt Kiai Damanhuri, sikap Iriana yang berjilbab hanya untuk mendapat simpati dan dukungan suara masyarakat terhadap Jokowi sebagai bentuk mencurangi syariat.

"Saya pesan, orang curang dalam pilpres tidak usah ikut lebaran. Percuma, tidak ada artinya. Allah tidak butuh dengan puasa orang-orang yang curang," demikian Kiai Damanhuri.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya