Berita

Dunia

Ternyata Masih Banyak yang Belum Bisa Bedakan Korea Selatan dan Korea Utara

MINGGU, 27 JULI 2014 | 06:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Survei yang dilakukan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada bulan Oktober dan November tahun lalu terhadap 6.000 orang asing dari 17 negara memperlihatkan bahwa cukup banyak dari responden yang tidak bisa membedakan dua Korea.

Sebesar 30,3 persen responden, begitu data yang diumumkan Kemlu hari Jumat (25/7), tidak bisa membedakan mana Korea Selatan dan mana Korea Utara.

Demikian dikutip dari Korea Kini.


Survei yang dilakukan Kemlu Korsel itu dilakukan untuk mengukur persepsi orang asing terhadap Korea Selatan.

Dari survei itu diperoleh kepastian bahwa persepsi orang asing terhadap Korea Selatan cukup baik, berada pada level 3,03 dari skala 1,0 hingga 5,0.

Tingkat persepsi tertinggi datang dari India, yakni 3,48 diikuti Vietnam 3,41. Adapun persepsi terendah datang dari Mesir.

Di kalangan responden Mesir, lebih dari 50 persen yang mengatakan tidak bisa membedakan Korea Selatan dan Korea Utara.

Sementara di kalangan responden Afrika Selatan sebesar 41,2 persen yang tidak tahu perbedaannya.

Laporan dari Kemlu Korsel mengatakan bahwa survei yang mereka lakukan ini dibutuhkan untuk mengetahui tingkat persepsi masyarakat dunia terhadap Korea Selatan. Dari survei ini Kemlu Korsel dapat mengetahui upaya diplomasi apa yang harus mereka lakukan untuk menaikkan persepsi tersebut. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya