Berita

despen ompusunggu/net

Politik

Ternyata, Kelompok Intelektual Keblinger Ingin Kuasai Jokowi

MINGGU, 27 JULI 2014 | 00:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Proses penjaringan menteri yang dilakukan Jokowi Center mendapat kecaman dari kalangan pendukung pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Kabinet Alternatif Usulan Rakyat (KAUR) yang dipromosikan Jokowi Center dianggap sebagai upaya segelintir intelektual yang harus kekuasaan untuk menguasai permainan setelah Jokowi dan JK dinyatakan sebagai presiden dan wakil presiden yang sah.

Kecaman itu antara lain disampaikan fungsionaris Partai Nasdem, Despen Ompusunggu dalam halaman Facebook miliknya.


KAUR yang dirilis Jokowi Center itu, menurut Despen, “Patut diduga permainan segelintir kaum keblinger di sekeliling Jokowi, dengan agenda khusus.”

“Termasuk mereduksi peran partai politik pengusung dan menggiring opini publik,” tulisnya.

Sekelompok kaum intelektual haus kuasa yang ingin menguasai Jokowi, sebut dia, kini menggunakan pola either convincing or confusing, membuat yakin atau membuat bingung, Jokowi.

“Bagaimana mungkin, nama-nama mereka siapkan, kemudian akan diklaim sebagai usulan rakyat?” gugat Despen tanpa menyebut detil siapa yang dia maksud sebagai kelompok intelektual hasu kekuasaan yang keblinger itu.

Sementara itu, Jokowi Center hingga malam ini (Sabtu, 26/7) mengatakan mengatakan telah memperoleh 70 ribu lebih entri data #PollingMenteri KAUR.

“Tim relawan akan terus bekerja untuk terus merekap data-data yang masuk. Pengumuman hasil polling akan kami sampaikan pada pertengahan bulan Agustus dan September,” demikian ditulis dalam laman Facebook Jokowi Center. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya