Berita

malaysia airlines/net

Dunia

MIKTA Kutuk Penyebab Kecelakaan MH17

SABTU, 26 JULI 2014 | 19:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri (Menlu) dari lima negara kekuatan menengah (middle power) sepakat mengutuk tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airline MH17 di wilayah timur Ukraina. Mereka menyerukan agar semua pihak terkait bertanggung jawab dalam penanganan tragedi yang menewaskan 298 orang itu.

Sebagai bentuk dukungan, Menlu dari Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia yang biasa disebut MIKTA itu membuat pernyataan bersama pada Sabtu (26/7).

Dalam pernyataan bersama, mereka menunjukkan dukungan bagi resolusi Dewan Kemanan PBB yang mengutuk tragedi jatuhnya pesawat yang diduga terjadi karena terkena tembakan rudal di wilayah konflik itu.


Hingga saat ini belum diketahui dengan pasti siapa pelaku penembakan rudal, mengingat lokasi jatuhnya pesawat merupakan daerah konflik antara kelompok separatis pro-Rusia dengan pasukan pemerintah sejak beberapa bulan terakhir.

"Kami yakin itu adalah tindakan pelanggaran hukum internasional serius," kata pernyataan bersama itu.

Di sisi lain, kelima Menlu itu juga menuntut diberikannya akses penuh ke lokasi kejadian demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Diketahui, pesawat yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu tiba-tiba saja jatuh di wilayah timur Ukraina pada Kamis (17/7), padahal pilot tidak memberikan panggilan darurat sebelumnya. Akibatnya, tidak seorang pun penumpang ataupun kru pesawat yang diketahui selamat.

Hingga saat ini proses penyelidikan masih terus dilakukan di lokasi kejadian. Sementara itu proses identifikasi korban telah mulai dilakukan di lokasi berbeda, yakni di Belanda. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

VFive Group Salurkan Zakat Usaha Lebih dari Rp10 Miliar

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:48

Parpol Ditantang Buat Komitmen Nasional Anti-Politik Uang

Minggu, 18 Januari 2026 | 19:32

Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan!

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:55

KPK Masih Kuliti Dugaan Rasuah BPKH

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:24

Denny JA Ungkap Akar Etika Kerja dan Kejujuran Swiss dari Reformasi Zurich

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:20

Potongan Bangkai Pesawat ATR 400

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:53

Haji Suryo Bangun Masjid di Tanah Kelahiran

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:32

Lawatan LN Perdana 2026, Prabowo Sambangi Inggris dan Swiss

Minggu, 18 Januari 2026 | 17:15

Kebijakan Paket Ekonomi Lanjut Prioritaskan UMKM dan Lapangan Kerja

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:56

Prabowo Jadi Saksi Nikah Sespri Agung Surahman, Jokowi Ikut Hadir

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:55

Selengkapnya