Berita

ilustrasi/net

Dunia

Gencatan Senjata di Gaza pada Hari raya Idul Fitri?

JUMAT, 25 JULI 2014 | 14:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menekankan perlunya gencatan senjata diberlakukan di Gaza menyusul jumlah korban tewas yang semakin bertambah (Jumat, 25/7).

Urgensi itu diserukan Kerry menyusul serangan yang terjadi pada Kamis (24/7) yang dilakukan oleh Israel ke sebuah sekolah yang menjadi tempat pengungsian PBB di Gaza. Dalam serangan tersebut setidaknya 15 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Sebagian besar korban merupakan wanita dan anak-anak.

Mesir yang menjadi salah satu mediator konflik di Gaza mengajukan agar gencatan senjata dilakukan bersamaan dengan hari raya Idul Fitri yang akan diperingati umat muslim pada awal pekan depan.


Namun seorang pejabat Amerika Serikat, dikabarkan Reuters, menyebut bahwa pihaknya berhati-hati dengan proses yang dijalankan oleh Kerry dengan melibatkan Mesir, Turki, Qattar, dan Palestina. Pasalnya, baik Israel ataupun Hamas memiliki perbedaan visi dan sudut pandang soal gencatan senjata.

"Kesenjangan tetap antara kedua pihak, sehingga fokusnya adalah pada menemukan formula yang bisa diterima keduanya," katanya.

Hamas sendiri sebelumnya telah menegaskan bahwa gencatan senjata baru dapat dilakukan bila Israel bersedia memenuhi tuntutannya yakni membuka kembali perbatasan ke Mesir, mencabut blokade ekonomi, dan membebasakan tahanan Palestina.

Hingga saat ini, konflik terbuka yang terjadi sejak 8 Juli lalu itu telah menelan korban jiwa sebanyak lebih dari 800 orang Palestina. Sementara itu lebih dari 140 ribu lainnya terpaksa mengungsi untuk mencari perlindungan. [mel]

Populer

UPDATE

Selengkapnya