Berita

ilustrasi/net

Dunia

PBB Mulai Kirimkan Bantuan Ke Suriah Tanpa Izin Pemerintah

JUMAT, 25 JULI 2014 | 13:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

PBB untuk pertama kalinya kirimkan konvoi bantuan kemanusiaan berupa sembilan truk yang membawa pasokan makanan dan peralatan sanitasi ke Suriah tanpa ijin pemerintah (Kamis, 24/7).

Langkah tersebut diambil menyusul resolusi PBB yang memperbolehkan pengiriman bantuan tanpa izin ke Suriah yang diadopsi pekan lalu.

Resolusi itu dibuat mengingat bahwa hampir 90 persen bantuan PBB yang masuk ke Suriah selama ini dikendalikan oleh pemerintah. Sehingga masyarakat yang berada di daerah pendudukan kelompok pemberontak tidak mendapatkan bantuan tersebut.


PBB menyebut, truk-truk bantuan tersebut masuk ke Suriah melalui perbatasan Bab al-Salam Turki. Bantuan-bantuan itu diperkirakan memerlukan waktu untuk bisa sampai ke tangan warga Suriah yang membutuhkan.

Dikabarkan BBC, PBB memperkirakan bahwa saat ini ada lebih dari 10.8 juta warga Suriah yang memerlukan bantuan setelah konflik sipil yang terjadi tiga tahun belakangan di negara tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menuduh, baik pemerintah ataupun oposisi sama-sama menghalangi bantuan sebagai taktik perang.

Ia menyebut bahwa kedua belah pihak semakin mempersulit kehidupan warga sipil dengan merusak infrastruktur dasar seperti pasokan air bersih dan listrik.

PBB menyebut, bantuan selanjutkan akan dikirimkan dalam waktu beberapa bulan mendatang.

Diketahui bahwa resolusi itu mengizinkan bantuan masuk ke Suriah dari sejumlah perbatasan seperti Turki, Yordania, dan Irak. Namun Suriah memandang resolusi tersebut sebagai bentuk serangan terhadap kedaulatannya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya