Berita

Prabowo Subianto/net

Politik

PILPRES 2014

Yenny Wahid: Langkah Prabowo Masih Normal

KAMIS, 24 JULI 2014 | 08:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Yenny Wahid menilai langkah Prabowo Subianto yang tak menerima keputusan KPU dan akan menggugat ke MK adalah hal yang biasa. Ketidakpuasan dan kekecewaan seusai bertanding itu adalah hal yang normal.

"Di Amerika, Al Gore vs George W. Bush Jr juga sampai ke pengadilan. Meski kemudian, Al Gore ikhlas dan mengucapkan selamat meski jumlah suaranya lebih besar, dan kalah di electoral votes," kata dia seperti dilansir dari JPNN, Kamis (24/7).

Menurt Yenny, kalau  akhirnya pihak Prabowo membawa masalah ini sampai ke pengadilan, maka itu bukan hal yang meresahkan. "Sepanjang berada di jalur konstitusional, maka sebaiknya ya harus didukung," terang Puteri Gus Dur ini.


Apalagi lanjut Yenny, Prabowo dalam pernyataannya menggarisbawahi pendukungnya untuk tidak melakukan kekerasan dan tak bertindak anarkis.
    
Direktur The Wahid Institute ini mengungkapkan optimismenya, bila sampai akhirnya menggugat ke MK)=, maka semuanya akan bisa menerima hasilnya. "Saya yakin semuanya akan legowo," tambahnya.
   
Yenny juga menyerukan kepada kedua belah kubu termasuk pendukungnya untuk sama-sama menahan diri. Kepada pendukung Jokowi, Yenny meminta untuk tidak ngasorake (merendahkan) dan juga tidak umuk (sombong).
   
Yenny menambahkan, pemenang sesungguhnya dalam Pilpres 2014 adalah rakyat Indonesia. "Sekarang saatnya menanggalkan baju dukungan dan bergandengan tangan kembali. Untuk membangun Indonesia yang lebih baik ke depannya," pungkanya. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya