Berita

zulkifli hasan/net

Politik

Zulkifli Hasan Cari Selamat Merapat ke Jokowi-JK?

SELASA, 22 JULI 2014 | 16:43 WIB | OLEH: ADE MULYANA

ADA hal menarik yang perlu dicermati ketika Prabowo Subianto menyatakan menarik diri dari proses penghitungan akhir suara Pilpres di rumah Polonia, Jakarta, Selasa (22/7). Orang-orang yang selama ini mendampingi Prabowo di saat-saat penting banyak yang tidak hadir. Sebelumnya, orang-orang tersebut tidak pernah absen. Konon, diminta atau tidak diminta mereka selalu setia mendampingi.

Selain Mahfud MD yang sudah menyerahkan mandat, pejabat tinggi tim sukses lain yang "menghilang" adalah Zulkifli Hasan, Ketua Harian Tim Pemenangan Koalisi Merah Putih untuk Prabowo-Hatta. Tidak jelas motif absennya Zulkifli Hasan di rumah Polonia. Yang jelas, orang bisa saja menafsirkan dengan berbagai cara.

Sebagian bisa saja menafsirkan bahwa Zulkifli Hasan sudah punya data valid yang menunjukkan keunggulan Jokowi-JK. Karena itu, dia merasa tidak bisa melakukan penolakan terhadap hasil rekapitulasi KPU. Jalan pintas yang bisa ditempuh, menghilang di saat konferensi pers diadakan.


Bisa juga orang menilai bahwa Zulkifli Hasan sudah mulai merapat ke kubu seberang menyelamatkan diri. Dengan tidak hadir, dia secara implisit dia memberikan legitimasi atas keabsahan rekapitulasi KPU. Dengan begitu, ada investasi politik dalam meneguhkan kemenangan Jokowi-JK.

Tetapi yang jelas, ketidakhadiran Zulkifli Hasan adalah cermin sikap tidak bertanggung jawab. Beda dengan Mahfud yang sudah mengembalikan mandat, Zulkifli Hasan semestinya tetap mendampingi Prabowo dalam menghadapi setiap proses yang ada. Mengapa ketika harapan masih besar, dia selalu tampil mengumbar senyum? Mengapa setelah hampir kalah menghilang tanpa pesan.

Wallahua'alam bi al-shawab.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya