Berita

net

Dunia

Identifikasi Korban, Malaysia Gunakan Pedoman DVI

SELASA, 22 JULI 2014 | 10:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah akan mengerahkan tim SMART akan bekerja dengan pihak terkait dan menggunakan panduan Disaster Victim Identification (DVI) untuk melakukan identivikasi individual kepada jasad korban jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah timur Ukraina.

"Pemandu DVI meliputi analisis sidik jari, analisis gigi forensik dan analisis DNA sebagai metode utama identifikasi," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikabarkan media setempat, NST pada Selasa (22/7).

Ia menambahkan, metode sekunder identifikasi juga akan digunakan. Metode itu mencakup penggunaan barang-barang pribadi korban sebagai keterangan, temuan medis dan barang bukti atau pakaian yang dikenakan para penumpang.


Pesawat yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur pada Kamis pekan lalu (17/7) diketahui jatuh di dekat Donetsk, Ukraina. Dugaan sementara pesawat jatuh akibat terkena tembakan rudal. Dugaan itu masih akan dipelajari lebih lanjut melalui analisa kotak hitam yang diserahkan oleh kelompok pemberontak kepada pihak Malaysia dini hari tadi.

Kecelakaan paling tragis maskapai penerbangan Malaysia Airlines pasca hilangnya MH370 Maret lalu itu menyebabkan seluruh penumpang yang berjumlah 283 orang dan 15 kru pesawat tewas. [mel] 

Populer

UPDATE

Selengkapnya