Berita

Husni Kamil Manik

Wawancara

WAWANCARA

Husni Kamil Manik: Masyarakat Jangan Terpancing, Aparat Sudah Jamin Pengumuman Pilpres Aman

SELASA, 22 JULI 2014 | 09:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik optimistis masyarakat akan menyikapi hasil rekapitulasi suara Pilpres secara dewasa mengenai hasil pilpres yang diumumkan hari ini, Selasa (22/7).

Buktinya, lanjut Husni,  da­lam pilpres kali ini tidak satupun keributan dalam rekapitulasi. Semua berjalan baik. Lebih baik dari rekapitulasi hasil pileg.

“Masyarakat sangat dewasa dan memahami proses politik yang ada. Kita sudah lama ber­politik dan menjalankan proses demokrasi. Masyarakat sudah se­makin cerdas,’’ kata Husni Kamil Manik.


Melihat kedewasaan berpo­litik itulah, kata Husni, pihaknya tidak mendapat teror selama menjalan­kan pelaksanaan pil­pres. ”Tak ada intervensi atau te­ror kepada kami.

Saat ini, se­mua pihak sudah me­mahami po­sisinya, termasuk pasangan ca­lon dan tim pendu­kungnya, se­hingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Bagaimana menjelang pe­ngu­muman hasil pilpres itu?
Institusi dan anggota KPU tidak mendapat intervensi mau­pun teror menjelang rekapitulasi suara nasional dan pengumuman hasil pilpres. Sebab, semua pe­mangku kepentingan telah me­mahami peran dan tugas, serta berkomitmen mensukseskan Pilpres 2014.

Bagaimana dengan adanya kekhawatiran bakal rusuh se­telah pengumuman itu?
Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpancing. Aparat keamanan sudah mem­beri jaminan bahwa pengumu­man hasil Pilpres akan berlang­sung aman.

Jangan risau, jangan khawatir, masyarakat kita sudah sangat dewasa. KPU memiliki standar keamanan di dalam dan sekitar ge­dung. Kami berharap, reka­pitulasi berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan dan hasilnya diterima kedua belah pihak.
 
Kenapa Anda yakin tidak akan ribut?
Masyarakat sudah dewasa, para saksi tidak ribut-ribut. Wak­tu (rekapitulasi) suara pileg ada pembakaran kantor keca­matan. Sekarang (rekapitulasi hasil Pil­pres) nggak ada. Dalam forum daerah juga nggak ada ribut-ribut seperti saat (rapat pleno) pileg.

Ini perkembangan yang baik. Saya berharap, semua pasangan ca­lon ikut menjaga situasi yang sudah aman ini. Me­reka ikut aktif dalam mengelola tim (peme­nangan) dan kons­tituennya.
 
Apa yang perlu dicermati dalam proses rekapitulasi suara pilpres?
Secara umum, tidak ada yang perlu dicermati. Mekanisme yang ada berjalan secara teratur dan sis­te­matis. Kita tinggal me­ngikuti saja.
 
Apakah wak­tu peng­hitung­an suara nasional bisa selesai sesuai jadwal?
Sejauh ini masih sesuai jad­wal, 22 Juli (diumumkan ha­silnya). 

Dalam pertemuan pimpinan lembaga tinggi negara, apa saja yang dibicarakan?
Seperti yang disampaikan ketua MK, dalam forum terse­but kami membahas ten­tang pil­pres. Para pimpinan lem­baga ne­gara mengapresiasi kiner­ja KPU yang berjalan sampai se­karang.

Selain itu, para pimpinan lem­baga negara mengimbau agar semua pihak menjaga situasi kondusif jelang pengumuman hasil penghitungan suara dan bersama-sama menjaga indepen­densi KPU. ***

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya