Berita

JK-Mufidah/net

Politik

Meski Kalah Telak, Jokowi-JK Tetap Perhatikan Minangkabau

SELASA, 22 JULI 2014 | 08:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hasil real count pilpres 2014 yang dilakukan KPU, menunjukkan Jokowi-JK kalah telak di Bumi Minangkabau (Sumatera Barat). Prabowo-Hatta meraih 1.797.505 suara (76,9 persen), sementara Jokowi-JK hanya mendapatkan 539.308 suara (23,1).

"Sedih rasanya jika melihat hasil perolehan pilpres 2014 di Sumatera Barat. Daerah yang seharusnya mempertimbangkan prestasi, kontribusi dan keberadaan seorang Sumando, bernama Jusuf Kalla (JK)," kata Jurubicara JK, Poempida Hidayatullah kepada redaksi, Selasa (22/7).

Bagi mereka yang belum kenal JK, Ia adalah suami dari Mufidah Mi'ad Saad (Mufidah JK) asli orang Lintau, Tanah Datar. Rumah gadang keluarga Mufidah JK ini, kata Poempida, bisa dilihat di Lintau. Bahkan putra JK, Solihin J Kalla itu seorang Datuk di sana. Belum lagi  JK itu berbesan dengan Keluarga Bapak Arifin C Noor, orang Solok.


"Mengapa kemudian Jokowi-JK kalah telak di Sumbar? Padahal saya sebagai wakil rakyat Sumbar, selalu ingat perhatian Pak JK saat menjadi Wapres RI 2004-2009, pada pembangunan Sumbar. Tidak hanya itu, ketika gempa melanda Sumbar pun, tidak sedikit penggalangan bantuan yang dikirim oleh Pak JK secara pribadi atau pun juga melalui jaringan Palang Merah Indonesia," ujar Anggota Tim Pemenangan Jokowi-JK ini.

Namun, lanjut Poempida, ia paham, kontribusi yang tulus dan baik tidak serta merta proporsional dengan perolehan dukungan suara.

"Saya sangat memahami bahwa Pak Jokowi dan Pak JK adalah dua negarawan terbaik yang dimiliki Bangsa Indonesia. Insya Allah, Sumbar tetap akan menjadi perhatian dalam pembangunan Nasional ke depan. Saya akan menjaga hal itu agar tetap Sumbar mendapatkan perhatian penuh. Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab kepada masyarakat Mingkabau," demikian Poempida. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya