Berita

andreas paraeira/net

PDIP: Langkah SBY Copot Jenderal Budiman Patut Diapresiasi Bila...

SELASA, 22 JULI 2014 | 01:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pencopotan Jenderal Budiman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) sangat mengejutkan. Namun pencopotan ini juga mungkin membuktikan bahwa Presiden SBY ingin memang mau memenuhi janjinya menjaga netralitas TNI sekaligus untuk mengawal Pilpres berlangsung aman dan damai.

"Penggantian ini tentu di luar perkiraan bnyak orang karena Budiman sebenarnya akan memasuki masa pensiun pada bulan September 2014," kata Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, kepada Rakyat Merdeka Online beberaoa saat lalu (Selasa, 22/7).

Menurut Andreas, pengumuman pencopotan jabatan yang strategis ini dilakukan di tengah bangsa Indonesia sedang mengalami puncak situasi kritis menjelang akhir Pilpres. Sehingga pencopotan ini bisa ditafsirkan sebagai ada sesuatu, atau mungkin punishment atas kesalahan yang dibuat Budiman.


"Lantas, kesalahan apa yang dibuat? Tentu ini menjadi pertanyaan masyarakat," ungkap Andreas.

Jangan-jangan, lanjut Andreas, pencopotan ini yang dimaksudkan oleh Presiden SBY ketika berbicara di hadapan 200 perwira di Kementerian Perhatian pada 2 Juni lalu bahwa ada pihak yang mencoba menarik-narik dukungan jenderal aktif, dan juga meremehkan presiden SBY sbagai kapal karam.

"Kalau ini benar tentu apresiasi pada SBY, karena diakhir masa jabatannya berani mengambil sikap tegas, termasuk pada perwira tinggi demi menjaga netralitas TNI dan terutama demi berlangsungnya Pilpres yang demokratis, aman dan damai serta bebas dari intervensi," demikian Andreas. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya