Berita

Politik

Kongres KNPI Disepakati Bulan Oktober di Jakarta

SENIN, 21 JULI 2014 | 12:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 28 Oktober 2014.

Kepastian dan keputusan ini sesuai dengan hasil dari Rapat Pleno DPP KNPI Di sekretariat DPP KNPI, Jakarta, kemarin (Minggu, 20/7). Dalam rapat tersebut, DPP KNPI menilai dengan suasana baru dan pemerintahan baru tentu akan menghasilkan semangat baru.

"Dalam waktu dekat kita akan melakukan verifikasi OKP-OKP yang berhak menjadi peserta beserta 34 DPD yang ada," kata Ketua Kongres KNPI, Natalis Situmorang, beberapa waktu lalu (Minggu, 20/7).


Saat ini, lanjut Natalis, OKP yang bergabung ke KNPI ada sekitar 97 dan 34 DPD, dan ini harus diverifikasi karena ada beberapa DPD yang belum melaksankan musyawarah provinsi.

"OKP seluruhnya diserahkan kepada masing-masing, kita hanya memberikan surat untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan Kongres," ujar Natalis yang juga mantan ketua umum Pengurus Pusat Pemuda Khatolik.

Tema yang akan diangkat dalam Kongres KNPI kali ini adalah semangat baru pemuda dengan kepemimpinan bangsa yang baru untuk Indonesia yang baru.

"Yang nantinya akan membuka kongres adalah Presiden terpilih dan yang menutup adalah wakil presiden terpilih," bebernya.

Selain itu juga akan hadir Panglima TNI, Menpora, Kepolisian dan para menteri lainnya, terutama Menteri Pertanian ini berkaitan dengan usulan KNPI kepada kedua capres-cawapres untuk berpihak kepada petani untuk memberikan anggaran lebih dari APBN Indonesia khusus untuk sektor pertanian.

"Kongres akan dilaksankan di Asrama Haji, jika nanti Jokowi yang terpilih maka ini disesuaikan, karena dengan semangat kerakyataannya maka acara ini adalah acaranya pemuda dan ini akan merakyat," tandasnya.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya