Berita

joko widodo dan jusuf kalla/net

Politik

Syukuran Menang, Relawan Jokowi-JK Siapkan Nasi Tumpeng 7 Meter

SENIN, 21 JULI 2014 | 08:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ratusan kelompok relawan Jokowi-JK akan syukuran kemenangan Jokowi-Jusuf Kalla di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat pada Selasa (22/7) besok. Acara dimulai dari pagi hingga sore hari.

Hal ini dilaksanakan untuk menyambut pengumuman hasil Pilpres 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum pada hari yang sama.

"Kelompok relawan menyatakan acara tersebut juga untuk haturkan syukur atas jalannya Pilpers 2014 dengan damai.Acara syukuran akan diikuti oleh sekitar 20 ribu relawan Jabodetabek," ujar koordinator acara, Panel Barus dalam keterangan persnya yang diterima wartawan, Senin (21/7).


Dalam acara syukuran nanti akan disuguhkan nasi tumpeng raksasa setinggi tujuh meter untuk disantap bersama menandakan terpilihnya Joko Widodo sebagai presiden ke-7 Ri. Serangkaian acara juga akan menyemarakkan syukuran tersebut di antaranya nobar penghitungan KPU melalui layar raksasa, pertunjukkan musik, pembacaan maklumat relawan.

"Perlu dibedakan acara ini dengan istilah turun ke jalan. Sebagai pendukung Jokowi-JK, kami bermaksud untuk membantu menjaga kondisi damai dengan memberikan ruang perayaan, menjawab antusiasme relawan. Ini juga untuk menjawab kekhawatiran berbagai pihak tentang ancaman kerusuhan dan teror," imbuhnya.

Panel meyakini bahwa pendukung Prabowo-Hatta pun tidak menginginkan kerusuhan.

Senada dengan Panel, Presidium Seknas Jokowi,  Hilmar Farid mengemukakan, selain di Tugu Proklamasi, kelompok relawan juga akan menggelar acara syukuran di tiga titik lainnya di Jakarta dan beberapa kota di Indonesia. Lanjut Hilmar, acara di Tugu Proklamasi akan diikuti Projo, Seknas Jokowi, PIR, Almisbat, Kawan Jokowi, Kornas, Pospera, Seknas Muda, GP NasDem, RPJB, komunitas Alumni PT, KIB, Revolusi Harmoni, dan 180 kelompok relawan.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya