Berita

marwan jafar/net

Politik

PILPRES 2014

Pasca Pilpres, Tim Jokowi-JK Serukan Rekonsiliasi Nasional

MINGGU, 20 JULI 2014 | 20:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tidak lama lagi KPU mengumumkan pemenangan Pilpres 2014. Banyaknya perbedaan sikap politik dalam kampanye Pilpres sudah selayaknya disudahi.

"Sudah saatnya kini memulai proses rekonsiliasi nasional agar bisa membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik dan bermartabat," ujar Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK dari PKB, Marwan Jafar, dalam keterangannya yang diterima redaksi (Minggu, 20/7).

Marwan meyakini Jokowi-JK akan mampu menjalin rekonsiliasi nasional dan mengakhiri pertikaian politik antar masyarakat yang terjadi saat Pilpres.


"PKB bersama partai pendukung pasangan Jokowi-JK akan mengawal proses rekonsiliasi nasional untuk menciptakan soliditas kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menegakkan NKRI. Kemenangan Jokowi-JK hakikatnya bertujuan untuk membentuk solidaritas berbangsa dan tegaknya NKRI," imbuhnya.

"Semua elemen bangsa merupakan kesatuan yang harus dijaga. Karena itu diserukan seluruh elemen bangsa dari berbagai kalangan untuk bersatu kembali pasca pilpres," sambung dia.

Marwan menambahkan, perbedaan yang terjadi pada saat Pilpres merupakan hal yang wajar terjadi dalam negara yang menganut sistem Demokrasi. Semua perbedaan itu harus dijadikan sebagai semangat untuk menciptakan dialektika pemikiran, bukan untuk saling menghujat dan memprovokasi yang menyebabkan adanya potensi perpecahan antara masyarakat.

"Perbedaan harusnya menjadi vitamin produktif untuk menciptakan dialektika berbangsa dan bernegara," katanya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya