Berita

amin rais/net

Politik

PILPRES 2014

Pernyataan Amien Rais Melukai Perasaan Pendukung Prabowo-Hatta

MINGGU, 20 JULI 2014 | 20:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan pentolan PAN Amin Rais yang mengakui kemenangan Jokowi-JK sebelum pengumuman KPU disesalkan relawan Prabowo-Hatta. Menurut CEO Prabowo-Hatta Center, Idrus Shahab, sikap Amin Rais itu tidak mendidik, dan menunjukkan inkonsistensi dengan apa yang selalu dilontarkan oleh kubu Prabowo-Hatta bahwa menyerahkan sepenuhnya dan menunggu pengumuman pemenang Pilpres kepada KPU.

"Jadi seharusnya beliau bisa menahan diri untuk tetap menunggu pengumuman resmi KPU," kata Idrus kepada redaksi (Minggu, 20/7).

Menurut dia langkah Amien Rais mengumpulkan kader partai di rumah Menhut Zulkifli Hasan dan mengakui kemenangan Jokowi-JK sangat melukai hati dan perasaan para pejuang, sukarelawan dan para pendukung Prabowo-Hatta di seluruh tanah air. Betapa tidak, sampai saat ini mereka masih menunggu dengan harap-harap cemas Prabowo-Hatta mendapat mandat rakyat Indonesia.


Menurut Idrus yang juga Wasekjen DPP PAN, Amien Rais dan Zulkifli Hasan tidak berhak mengumumkan Jokowi-JK sebagai pemenang. Sudah semestinya, kata dia, keduanya tidak mendahului sikap Hatta Rajasa yang sampai saat ini masih sah menjabat Ketua Umum PAN.

Idrus membandingkan Partai Gerindra saja sebagai pengusung utama dan yang lebih berhak tidak melakukan hal yang sama. Bahkan partai partai koalisi Merah Putih lainnya juga tetap komit dan konsisten menunggu pengumuman KPU.

Idrus menilai apa yang dilakukan Amien Rais dan Zulkifli Hasan sangat mengecewakan dan melukai hati dan perasaan para pejuang dan pendukung yang belum kering keringannya berjuang.

"Ini sungguh mematahkan dan menghancurkan semangat juang dari seluruh komponen merah putih. Padahal wilayah-wilayah yang menjadi tanggung jawab Zulkifli Hasan di timses Merah Putih, diantaranya seperti, Lampung, Babel, DKI Bengkulu, semuanya Prabow- Hatta kalah," katanya.

Idrus mencurigai, jangan-jangan ada agenda tersembunyi yang akan dilakukan Amien Rais bersama Zulkifli Hasan di internal PAN, karena sejarah mencatat bahwa Amien Rais kalo bermanuver pasti ada tujuannya.

"Jangan-jangan Zulkifli Hasan kepingin jadi menteri lagi di kabinet Jokowi," cetusnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya