Berita

kpu/net

Politik

Walk Out dari Pleno KPUD Kesankan Sikap Tak Siap Kalah

MINGGU, 20 JULI 2014 | 18:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Upaya kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengusulkan penundaan penetapan rekapitulasi nasional pilpres dinilai memunculkan kesan negatif, bahwa mereka tak siap kalah. Terlebih, ada juga keputusan walkout dalam rapat pleno KPUD DKI Jakarta yang juga telah mengesankan sikap tidak legowo.

"Setiap tahapan ada mekanismenya. Kalau melihat ada dugaan kecurangan, silahkan tempuh jalur hukum, entah itu dalam pidana pemilu, atau dalam jalur sengketa hasil. Kalau minta ditunda, kemudian ada juga walkout, jelas kesannya tidak legowo, tidak siap kalah dalam berkompetisi," kata pakar hukum tatanegara dari Universitas Parahyangan, Bandung, Asep Warlan Yusuf, beberapa waktu lalu (Minggu, 20/7).

Menurut Asep, betapapun selisih suara diklaim sangat tipis, tetapi tidak tepat jika yang dilakukan adalah penundaan yang berakibat tertundanya tahapan pilpres. Semua pihak, kata dia, harus mentradisikan taat aturan dan saling menghormati untuk sama-sama mengikuti tahapan pemilu.


"Toh kalau memang tidak puas dengan keputusan KPU, bisa ajukan gugatan ke MK," ujarnya.

Lebih lanjut, Asep Warlan juga menilai, kesan yang melekat kepada kubu Prabowo-Hatta dengan usulan penundaan dan sikapnya walkout dari pleno KPUD DKI Jakarta, menjadi negatif karena di satu sisi mereka juga sudah mengklaim kemenangan. Bahkan, Prabowo-Hatta sudah menggelar syukuran atas klaim kemenangan tersebut. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya