Berita

foto:net

ASEAN Minta Fakta Insiden MH17 Diungkap Transparan

MINGGU, 20 JULI 2014 | 16:31 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) telah menyuarakan kecaman keras atas jatuhnya maskapai pesawat salah satu negara anggotanya, Malaysia Airlines MH17, di Ukraina timur pada 17 Juli lalu.

"Kami menyatakan shock dengan kematian tragis 298 orang dari berbagai kebangsaan dalam penerbangan," begitu bunyi pernyataan para menteri luar negeri negara-negara anggota ASEAN, sebagaimana dikutip i>asean.org (Minggu, 20/7).

Tidak hanya itu, ASEAN juga menyampaikan duka yang mendalam dan belasungkawa kepada keluarga para korban pesawat yang diduga jatuh lantaran ditembak rudal oleh milisi pro-Rusia.


"MH17 terbang dan mengikuti jalur penerbangan yang telah dinyatakan aman oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO)," lanjut pernyataan tersebut.

Selain itu, ASEAN juga menyerukan penyelidikan penuh, independen, dan transparan guna mengungkap fakta mengenai insiden tersebut, seraya menekankan bahwa penyelidikan tidak boleh terhalang. [ian]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya