Berita

jokowi-jk/net

Politik

Jokowi-JK Unggul 9,4 Persen di Bengkulu

MINGGU, 20 JULI 2014 | 16:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla meraih kemenangan dalam penghitungan suara Pilpres 2014 di Provinsi Bengkul dengan selisih sebesar 9,4 persen dari pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Pasangan Jokowi-JK memperoleh suara dukungan 54,7 persen, sementara Prabowo-Hatta 45,3 persen.

Dari penelusuran data formulir DC1 tingkat provinsi yang telah diplenokan KPUD Bengkulu, diverifikasi dan dirilis KPU melalui situs resminya, hari ini (Minggu, 20/7), tercatat total suara sah Pilpres di Bengkulu 956.842 suara dimana 523.669 diantaranya memilih Jokowi-JK.

Pasangan Jokowi-JK menang di 8 dari 10 kabupaten/kota di Bengkulu. Di Kabupaten Bengkulu Selatan Jokowi-JK meraih 44.964 suara mengalahkan Prabowo-Hatta 31.154.Di Bengkulu Utara, Jokowi-JK mendapat 95.334 suara, Prabowo-Hatta 55.425.


Jokowi-JK juga memperoleh kemenangan di Kabupaten Kaur dengan 36.456 suara mengungguli Prabowo-Hatta 26.245 suara. Di Seluma pasangan Jokowi-JK mendapat 59.531 suara, Prabowo-Hatta 39.887 suara. Kemudian di Mukomuko Jokowi-JK meperoleh 49.631 suara, Prabowo-Hatta 35.039, sedangkan di Kabupaten Lebong pasangan Jokowi-JK unggul dengan 29.369 suara, Prabowo-Hatta 22.935 suara.

Kemenangan Jokowi-JK berlanjut di Bengkulu Tengah dengan perolehan 33.531 suara, Prabowo-Hatta 26.040 suara. Pasangan nomor urut 2 ini menyempurnakan kemenangan di Kota Bengkulu dengan raihan 83.135 suara, mengalahkan Prabowo-Hatta 81.132 suara.

Pasangan Prabowo-Hatta hanya mampu meraih kemenangan di dua kabupaten di Bengkulu, yakni Rejang Lebong dan Kepahiang. Di Rejang Lebong pasangan nomor urut 1 itu meraih 73.479 suara mengalahkan Jokowi-JK 59.063 suara, sedangkan di Kepahiang Prabowo-Hatta memperoleh 41.837 suara unggul dari Jokowi-JK 32.655 suara.

Tercatat  963.992 warga Bengkulu menggunakan hak pilih pada Pilpers 2014. Jumlah suara sah 956.842, sementara suara tidak sah 7.150.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya