Berita

foto:net

Dunia

Perancis dan Ukraina Sepakat Ungkap Kebenaran Tragedi MH17

MINGGU, 20 JULI 2014 | 11:45 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Setiap halangan untuk penyelidikan atas insiden jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina tidak dapat ditoleransi.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prancis, Francois Hollande, pada Sabtu sore (19/7) usai menelepon Presiden Ukraina Petro Poroshenko.

Francois dan Petro sama-sama menekankan pentingnya mengedepankan bukti nyata dari fakta-fakta dalam rangka untuk menarik segala konsekuensi dari tragedi yang mengerikan itu.


"Untuk tujuan ini, setiap halangan bagi pejabat International Civil Aviation Organization (ICAO), peneliti atau pengamat dari Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa (OSCE) tidak dapat ditoleransi. Seperti yang diminta PBB, mereka harus melanjutkan tanpa penundaan untuk melakukan penyelidikan internasional yang akan membantu memperoleh kebenaran," begitu pernyataan yang dikeluarkan Istana Elysee, istana kepresidenan Prancis, dikabarkan Xinhua.

Selain itu, kedua pemimpin juga sepakat untuk bekerja sama mereka guna mengungkap tragedi ini.[wid]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya