Berita

wiranto/net

Politik

Wiranto: Jadikan Ramadhan dan Idul Fitri Momentum Rekonsiliasi

MINGGU, 20 JULI 2014 | 08:02 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Rakyat adalah penentu presiden dan wapres mendatang. Karena itu sosok presiden yang akan datang bukan hanya ditentukan oleh soal tata cara perhitungan semata.

"Pilpres dan penentuan hasilnya ini terjadi pada Bulan Ramadhan, jadi saya yakin di Bulan yang penuh kemuliaan ini Allah akan menuntun rakyat Indonesia menentukan pemimpinannya," kata Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, pada acara Nuzulul Quran Partai Hanura di DPP Hanura Jakarta, Sabtu malam (19/7).

Dalam acara yang juga dihadiri mantan Wapres Try Sutrisno ini Wiranto juga menegaskan bahwa semua perhitungan KPUD di kota/kabupaten maupun KPUD Provinsi sudah diketahui hasilnya. Karena itu ia mengajak semua pihak untuk menunggu sambil berdoa bahwa Indonesia akan mendapatkan pemimpin yang tepat.


Wiranto mengaku, dalam perjalanan Pilpres yang diikutinya dengan seksama ini belum pernah ia melihat semangat partisipasi rakyat yang luar biasa, khususnya bagi Jokowi-JK. Relawan pun menjadi sama pentingnya dengan Parpol pendukung menjadi, dan menjadi ujung tombak pemenangan.

"Saya mengikuti ketika sejak pengambilan undian ketika Jokowi JK mendapat angka 2, saya melihat hikmah luar biasa dari simbol telunjuk dan jari tengah itu. Ketika hanya telunjuk itu artinya memerintah. Namun ketika dipadukan dengan jari tengah artinya adalah rakyat jadi manunggalnya pemimpin dengan rakyatnya itulah simbol dari angka 2 itu," ujar Wiranto.

Ia pun mengajak untuk memanfaatkan momentum Ramadhan dan Idul Fitri nanti untuk rekonsiliasi, apapun hasil pilpres. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya