Berita

andi arief/net

Politik

Andi Arief: Siapa yang Curang dan Siapa yang Akan Menang?

MINGGU, 20 JULI 2014 | 07:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Belakangan ada dinamika politik yang menarik, atau dengan kata lain, terbalik.

Saat ini, Kubu Jokowi-JK tidak lagi berbicara tentang isu kecurangan. Padahal sebelumnya kubu pasangan nomor dua ini begitu massif mengampanyekan ada indikasi kecurangan bila mereka sampai kalah.

Sementara itu, kubu Prabowo-Hatta kini berbicara soal kecurangan. Mereka meminta agar kecurangan yang massif ini segera ditindak. Padahal sebelumnya mereka begitu percaya dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), sampai-sampai banyak elit yang berada di belakang pasangan nomor satu ini memasang gambar garuda merah di profil di blackberry messenger dengan tulisan: In KPU We Trust.


Bagi Andi Arief, staf Khusus Presiden SBY yang cukup konsen dalam proses demokrasi ini, tentu saja dinamika ini mengundang pertanyaan. Pertanyaan ini muncul saling bergantian dengan pertanyaan lain.

Apakah suara rakyat bisa disalahkan oleh operasi politik? Siapakah yang sebenernya melakukan kecurangan? Situs kawalpemilu.org, yang tidak menemukan indikasi curang dalam pemilu, menjadi referensi meski statusnya anonim. Siapa sebenernya yang dicurangi? Berhasilkah kecurangan kalau memang ada?

"Banyak pertanyaan menyeruak," ungkap Andi Arief dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 20/7).

Pertanyaan Andi Arief ini tentu berasalan. Lebih-lebih belakangan muncul kabar di jejaring media sosial bahwa kecurangan ini memang begitu nyata. Disebutkan dalam kabar itu misalnya ada operasi empat juta suara dengan menggunakanberbagai cara, termasuk mengintervensi penyelanggara pemilu maupun akademisi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi terkait kabar ini.

Di luar kabar ini, Andi Arief mengabarkan bahwa sore nanti Presiden SBY akan menerima Prabowo dan Jokowi. Acara pertemuan Prabowo-Jokowi untuk kali pertema sejak 9 Juli itu akan dikemas dalam acara acara buka puasa bersama di Istana.

"Kedua Kubu sudah berjanji akan menhormati putusan KPU dan menjamin adanya rasa aman di 22 juli nanti. Siapa yang memenangi pilpres nanti?" demikian Andi Arief. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya