Berita

daily mail

Dunia

Kendati Sempat Dihadang, OSCE Terus Berupaya Akses Lokasi Jatuhnya MH17

SABTU, 19 JULI 2014 | 13:27 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa atau OSCE menegaskan akan terus berupaya mendapatkan akses ke lokasi kecelakaan MH17 kendati sempat dicegat kelompok pemberontak di timur Ukraina ketika hendak meninjau lokasi (Jumat, 18/7).

Jurubicara OSCE, Michael Bociurkiw menjelaskan, sebanyak 30 pengamat dan ahli yang tiba dengan menggunakan helikopter tidak diperbolehkan menuju lokasi jatuhnya pesawat berjenis Boeing 777-200 itu oleh kelompok pemberontak yang berjaga.

"Kami juga menerima sesuatu yang tak mengenakkan. Personel bersenjata bertindak dengan cara yang sangat tidak sopan dan tidak profesional. Beberapa dari mereka bahkan tampak sedikit mabuk," kata Bociurkiw, dikutip Radio Free Europe.


Diketahui, pesawat naas tersebut membawa totak 283 penumpang dan 15 kru pesawat. Seluruhnya tewas setelah pesawat yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu terkena tembakan rudal di wilayah timur Ukraina, tepatnya dekat dengan Donetsk. Daerah tersebut merupakan lokasi konflik antara kelompok pemberontak dengan pemerintah Ukraina sejak beberapa bulan terakhir.

Belum jelas siapa pelaku penambakan. Baik pemerintah maupun pemberontak sama-sama menolak dikatakan terlibat dalam kejadian itu. [mel]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya