Berita

narendra modi/net

Dunia

Ternyata di Hari Naas Itu PM India Juga Terbang di Atas Ukraina

SABTU, 19 JULI 2014 | 13:00 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perdana Menteri India, Narenda Modi, merasa bersyukur lantaran bukan pesawatnya yang ditembak oleh pemberontak Ukraina.

Pasalnya, pesawat yang ia naiki melintas wilayah udara Ukraina beberapa saat sebelum maskapai penerbangan Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh Kamis (17/7) kemarin.

Modi saat itu baru saja bertolak dari Frankfurt Jerman menuju New Delhi dengan menumpang pesawat Air India One yang melintasi Ukraina.


Selain pesawat yang ditumpangi Modi, sebuah pesawat lainnya yang melintas di waktu yang hampir bersamaan dengan MH17 di atas wilayah udara Ukraina adalah Air India (AI) AI113 yang bertolak dari New Delhi menuju Brimingham.

"Jarak AI113 hampir 75 kilometer dari jarak MH17. Sementara, Air India One hampir 125 kilometer jauhnya dari jalur penerbangan AI113 dan 200 km dari MH17," kata pernyataan AI seperti dilansir Times of India, Sabtu (19/7).

Menteri Penerbangan India, Ashok Gajapathi Raju, juga menegaskan tidak ada ancaman atas perjalanan Modi kemarin.

"Tidak ada bahaya. Setiap kali setiap rute udara (untuk pesawat VIP) selesai, negara-negara yang terlibat bisa tahu tentang hal itu," katanya.

Diketahui, setelah tragedi jatuhnya MH17, sejumlah maskapai penerbangan internasional menghindari rute wilayah Ukraina. AI sendiri juga mengeluarkan instruksi kepada para pilot untuk menjauhkan diri dari wilayah konflik Ukraina demi menghindari kejadian serupa. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya